Horreeeee!!!!!
habis update page ‘things to buy’ sudah banyak yang dicoret!! huhuyyy!!!
ngeliatnya jadi seneng
. Thank you Alloh.. dikit demi sedikit keingiananku terpenuhi.
Alhamdulillah berkat bonus tahunan LCD Monitor, TV Tunner, Mantol/Jas Hujan, Handuk Baju akhirnya terbeli diakhir tahun ini.  Setelah sebagian bonus tahunan Saiyah bagi dengan Bapak yang lagi butuh untuk berobat, ngurus Pajak (PBB) dan biaya nebang pohon rambutan depan rumah yang sudah segede gadjah dan sudah tua renta itu…‘nek ga ditebang mengkhawatirkan kalau lagi hujan lebat plus angin, bisa menimpa rumah kalau roboh. iya kalau cuma menimpa rumah sendiri, bapak ga begitu khawatif nah kalau ngebruk-i rumah tetangga kan bikin repot’ kata bapak. Yang akhirnya diputuskan untuk ditebang saja pohon itu. Nah kebetulan Saiyah lagi ada rezeki, maka misi dilaksanakan.. dengan mengambil sebagian dari bonus yang saiyah dapat.
Niat awal. Bonus, mau saiyah kasihkan semua ke bapak dan saiyah sarankan untuk membentulkan rumah yang sudah reot, tapi bapak menolak dengan alasan “rumah itu ‘mati’ -tidak menghasilkan apa-apa. mending, sebagian kau belikan untuk memenuhi harapanmu untuk punya komputer yang kau bisa gunakan untuk usaha. nambah2 penghasilan” kata bapak. Saiyah tertegun menatap bapak. Terharu. Selalu begitu, kalau Saiyah mengungkapkan keinginan untuk membangun gubuk yang sudah reot itu.
Saiyah jadi teringat jaman dulu waktu SMP ketika bapak saiyah masih kuat, kerjaan masih lancar berikut rizki yang alhamdulillah… “Pak, mbo rumahnya dibenerin, dibikin gedong. Ben luwih bakoh. Tur nek temen-temenku pada main biar betah” bilangku ke bapak. You know what?! apa jawaban bapak saiyah sodara-sodara?  Beliau bilang gini : “Rumah itu ndak penting, yang penting benerin dulu Akhlakmu itu. Rumah bagus tapi kalau penghuninya akhlaknya ndak bagus juga percuma! Rumah ndak dibawa mati, amal ibadahmu itu yang dibawa mati. Rumah ki sing penting isoh nggo ngeyup, nek ibadah ra kudanan, turu ra kepanasan ora go dumeh alias apik-apikan”.
Saiyah terdiam. Merenung. Bener juga kata bapak….. Ah, ya weslah. ndak mau berdebat. Saiyah diam mengiyakan. Birrul Walidain.. sendiko dawuh sama bapak aja. Lagian Saiyah juga seneng …hehehe… dana bisa saiyah alokasikan untuk beli-beli  buylist yang ku rancang dah setahun lalu..heheh .
Saiyah Prioritaskan beli LCD Monitor + TV Tunner untuk hiburan sementara dikos (ga enak nebeng nonton dikamar sebelah terus …hahahah) sebab Saiyah pikir dari pada beli TV yang sama mahalnya dengan monitor mending Saiyah milih beli monitor yang bisa dipakai untuk komputer. Multifunction.
Emang sih,… CPUnya belum ada..hehe
Sisa fulus ndak bisa untuk beli 1 set PC yang sesuai spesifikasi yang Saiyah inginkan yang hampir yang harganya sampai 2jt-an untuk barang all new.
Saiyah baru tersadar, ternyata selama saya berkiprah didunia per-komputer-an. em… Maksud saiyah, saiyah bisa makan- dapat kerjaan dari ketrampilan komputer saiyah. Saiyah kerja sudah hampir 10 tahun lebih tapi selama itu pula Saiyah belum pernah punya komputer sendiri. bahkan hanya ‘mur-baut’nya komputer saja Saiyah tidak punya. Kasihan betul bukan??
Oke. Mungkin sekarang saatnya. Monitor sudah punya, tahun ini sekarang prioritas beli CPU!