Nge-pit tekan Pantai Siung, Ajiiibb….
(Bersepeda sampai Pantai Siung)

Woh! Ternyata Bukan hanya Pulau Bali yang memiliki jejeran pantai berpasir putih, Propinsi D.I. Yogyakarta pun memiliki jejeran pantai indah berpasir putih di sepanjang pesisir pantai selatan Kabupaten Gunung Kidul. Salah satu pantai berpasir putih yang pantas dijadikan sebagai referensi adalah Pantai Siung yang tepatnya terletak di Dusun Duwet, Desa Purwodadi, Tepus, Gunung Kidul, DIY.
Pantai dengan tebing karang tinggi ini wajar bila lantas menjadi pantai favorit. Selain keindahannya, pantai ini didukung oleh suasananya yang tenang. Maklum saja, karena bukan objek wisata utama, seperti Baron, Sundak atau pantai Kukup, Pantai Siung memang cenderung lebih senyap.
Letaknya yang harus ditempuh perjalanan selama 2,5 jam dari Jogja dengan kendaraan bermotor. Dengan jarak tempuh kira-kira 70 Km dari Nol Kilo Meter Jogja. Menggayuh sepeda sejauhitu? membayangkan saja sudah sungguh tidak mungkin. Bisa-bisa Si-Betis bisa meledak kegedean kalau sampai ngeggowes sampai Pantai Siung.
Tapi lain cerita kalau sudah JFB (Jogja Folding Bike) yang punya acara. JFB yang merupakan satu-satunya komunitas sepeda khusus sepeda lipat di wilayah Jogja ini, Tepat tanggal 24 Oktober 2009 kemarin berhasil membuktikannya. Gowes sampai pantai siung! Mau bukti? liat aja poto-poto berikut:

Boong banget ya?? hahaha.. Secara. Untuk ngeggowes sejauh 70 km sampai tempat tujuan memakai si Seli bisa sehari semalem tuh. Eniwei. Inilah untungnya Sepeda Lipat. Bayangkan aja sendiri… kenapa kita bisa sampai pantai dalam waktu kurang dari 2 jam perjalanan dengan seli…Hehe

Setiap ketemu tanjakan, selalu ber TTB : tuntun-tuntun buuu…

Tapi setelah tanjakan, selalu ada harapan baru. (harapan nggak nuntun lagi….langsung seeeeer…melaju, mblandang mengikuti turuan…. menikmati akselerasi!)
Aku sempat terpana dengan pemandangan sekitar. Sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang sungguh elok. Bagaimana tidak? daerah Wonosari adalah merupakan perbukitan karang, tapi sungguh elok orang-orang disitu merubahnya menjadi jajaran sawah-sawah rapi nan hijau oleh pepohonan. Salut buat Wonosari. Hebat. Bangga sama pemerintah D.I.Y sampai daerah pelosok pun jalanan sudah diaspal mulusss… Keprok-keprok!! Salut plus bangga. Semoga bisa jadi tauladan bagi daerah lain. Hidup Sultan! lhoh?!
Seperti sebuah ungkapan, “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”, begitulah kiranya perjalanan ke Pantai Siung. Kesenangan, kelegaan dan kedamaian baru bisa dirasakan ketika telah sampai di pantai. Birunya laut dan putihnya pasir yang terjaga kebersihannya akan mengobati raga yang lelah. Tersedia sejumlah rumah-rumah kayu di pantai, tempat untuk bersandar dan bercengkrama sambil menikmati indahnya pemandangan.




Satu pesona yang menonjol dari Pantai Siung adalah batu karangnya. Karang-karang yang berukuran raksasa di sebelah barat dan timur pantai memiliki peran penting, tak cuma menjadi penambah keindahan dan pembatas dengan pantai lain. Karang itu juga yang menjadi dasar penamaan pantai, saksi kejayaan wilayah pantai di masa lampau dan pesona yang membuat pantai ini semakin dikenal, setidaknya di wilayah Asia.
Sumber : yogyes.com.