ganti performa

setelah beberapa saat waktu ku bertahan dengan tampilan theme yang lama

akhirnya mulai jenuh

tiba saatnya untuk ganti performa

nyari yang lebih enak dibaca

coba shearching di internet

tetap saja belum menemukan yang ‘klick’ dihati

terus teringat dengan blog favoriteku:
Photobucket
mattlogelin
the famous blog

Continue reading

JFB goes to borobudur

sabtu (minggu kemarin) tepatnya tanggal duapuluh bulan juni tahun dua ribu sembilan

aku ikut ambil bagian dalam acara

“JFB goes to borobudur”

Photobucket

acara yang kutunggu-tunggu sejak seminggu sebelumnya setelah baca postingan dimilis kalau JFB recana mau gowes ke borobudur

meskipun

sebenarnya kerjaan kantor lasi numpuk banget alias sibuk, dan kemarin dengan terpaksa ku menolak ajakan lembur kerna aku udah kadung janji mau ikut ambil bagian dalam acara ini.

dan bukan cuma itu

otakku butuh refresh sejenak, setelah bebrapa hari stress membuat proposal penawaran.

acara yang digagas oleh JogjafoldingBIke atau yang lebih sering disingkat JFB adalah komunitas sepeda lipat (seli, red) komunitas dimana aku bernaung ‘cari seduluran buat hepi-hepian’ meskipun begitu tak sedikit pula dari komunitas sepeda lain yang ikut gabung dalam acara ini

pokoke

sing jelas sama-sama sepeda semua ikut gowes ke borobudur gitu.

sebenarnya aku agak ragu-ragu untuk ikut, sebab kupikir karena rutenya cukup jauh  jogja-borobudur sekitar 100 kilometeran pasti dominan peserta yang ikut cowok. mana ada cewek yang mau ikut jauh bener gitu kecuali:

yang doyan sepeda gila-gilaan

macem aku ini (:D)

tapi

kira-kira sekitar jam 10 malem sebelumnya (malem sabtu)

sang ketua

cak imam

sms aku, tanya ‘mbak uun jadi ikut ga? ini ada 2 cewek lagi yang ikut”

“siap! ikut dech tp kalau pas kumpul ga ada. mending aku naik bis aja pulang kemagelangnya.. hahahah)”

“bsk kumpul di monumen serangan oemoem satu maret jam 4.30 tepat. start jam 5.00 tet harus sudah berangkat. On time ya mba…”

jam 4.50

agak telat

coz inget panggilan ilahi

mampir tengah jalan tuk sholat subuh.

jadi aku baru nyampai ke di depan monumen serangan oemoem satu maret jam segitu.

depan BI persis.

masih sepi.

sepi

sendiri.

clingak-clingkuk ternyata cuma ada beberapa tukang becak ma anak-anak muda ‘kurang gawean’ nongkrong disitu.

gawat! sudah ditinggal ni. on time bener pikirku.

tapi

selang beberapa menit kemudian pada nonggol

ku langsung ngomel-ngomel

katanya on time

huh!

jam segini baru pada datang

ku cuma disambut pertanyaan

“yang lain mana mba?”

kita padahal belum kenal

akhirnya semua perserta kumpul

dan kita salaman sesama peserta sambil memperkenalkan diri

agar lebih akrab

cieh!

‘tak kenal maka tak sayang’ pepatah bilang

rata-rata peserta menggunakan seli. ya jelaslah, lha wong yang punya acara JFB tapi juga tidak sedikit pula ada yang bawa sepeda lainnya  macem onthel, MTB dsb.. sing jelas sepeda karena acaranya ‘gowes’

selain peserta yang rata-rata warga jogja, ada juga undangan dari surabaya dan jakarta juga. yang salah satunya ku tahu pake seli merk “TIKIT” yang  harganya selangit … hampir 10 jt bo!

Photobucket

sebelum berangkat kita brifeing

diberi

pengarahan singkat

terutama untuk bersopan-santun dilalu lintas

meskipun

kita cuma sepeda tapi kta berusaha untuk selalu tampil

gowes cantik.

karena dengan ini diharapkan bisa mendongkrak minat masyarakat umum untuk bersepeda.

sekitar jam 5.15, peserta diberangkatkan

rutenya ku kurang begitu paham

start dari monumen serangan oemoem satu maret itu

kami bersepeda kearah barah, arah godean

kemudian kita sempat mampir di warung mang engking (seafood) untuk sekedar istirahat, briefing ulang dan tentunya

narsis

Photobucket

foto-foto

karena anggota komunitas JFB rata-rata narsis

tiap nemu angle bagus

ambil blackberry/camera pocket

ceprat-cepret

trus

upload

ke internet

untuk menebar racun seli (kata om Han sang Ketua umum JFB)

tapi bener manjur juga tuh racun

contoh riil aku yang pernah kena racunnya haha

dari sana

kita

blusukan sampe di dusun cabeyan-daerah bligo-karangtalun (klo ga salah, hampir deket dengan rumahku)

kita istirahat sejenak disitu

karena

tanpa terasa kaki dengkul sudah mulai so’ak juga tak terasa kita sudah ketemu

trek tanjakan

meskipun jalan terlihat datar -datar saja

dan yang pasti kita poto-poto juga
(jan! narsis tenan)

sempat poto dengan cangkul

eh!

bapak-bapak yang lagi mau bajak sawah

setelah itu rembugan

om anto dari jakarta pengen nyobain trek ke masuk desa

blusukan

padahal tadinya rutenya jalan lurus yang sama enaknya

tapi beliau langsung ngagowes menuju perkampungan

akhirnya diputuskan ngikut saja

dan

benar…

belum beberapa saat blusukan dikampung

tau-tau

kita sudah tiba di Bendungan Karang Talun
(tapi setahuku ANCOL bligo)

dan lagi-lagi

berhenti sejenak sekedar ambil dokumenter and poto-poto lagi :D

puas ceprat-cepret

kita meneruskan gowes

ternyata…

medan mulai mengila

belasan kilo meter kita ketemu dengan tanjakan

sampai berkali-kali aku didorong sama ‘suhu bayu’

Photobucket


Photobucket

saking sudah ga kuat gowes

lagi-lagi tanjakan

lagi-lagi tanjakan

tapi kalau ga kuat naik tanjakan di tuntun juga boleh.

Photobucket

tapi setelah beberapa saat jadi pasien ‘suhu bayu’

akhirnya nyerah juga

ku bilang ke ‘om heri’

ga kuat om

langsung dengan sigap

om heri ‘merojer si sopir mobil pickup’

mobil pickup yang disewa panitia untuk membawa bekal dan buat jaga-jaga barangkali ada peserta yang kepayahan dan sedari tadi awal keberangkatan setia membututi kita dari belakang.

sungguh berguna juga.

salut untuk panita yang sudah prepare semua ini

terima kasih

om rangga

om ozi

om heri

cak imam

dan semuanya….

akhirnya perjuangan kita terbayar

setelah hampir 5.30 kita sampai tujuan.

candi borobudur

(meskipun rasa sedih juga karena kita ga sempet masuk area wisata :( )

senang sekali rasanya

ternyata

aku wonderwoman juga ya??

heheheh

pokoknya seru banget.

ku jadi merasa perlu berterima kasih sama si seli

dialah pelipur laraku dikala ku stress dengan pekerjaan

dan

dikomunitas ini pulalah

ku jadi tau artinya solidernya yang tinggi

seduluran

meskipun para peserta ada yang sudah profesional

dan dari berbagai latar profesi yang berbeda
dosen, dokter, pengacara, notaris, ada yang cuma kuli kayak aku

tapi itu tak berarti

kita tetep sama

sama

suka sepeda

sepedaan

dan dengan adanya acara ini

jadi menambah erat ‘paseduluran’ sesama komunitas sepeda

dan aku jadi tambah banyak punya teman

seperti

pipink

dani

om bayu

wikan wijna sang potographer

muhadi sang dokumenter

……

dan masih banyak lagi

pokokke kalau ada acara seperti ini lagi

diriku menantikan

untuk ikut ambil bagian.

bravo komunitas sepeda

salam gowes!

1000 SEPEDA UNTUK INDONESIAKU

1000 SEPEDA UNTUK INDONESIA,7 JUNI 09 Start 6.30 dr kantr kepatihan-pasar Gabusan +14 km tour wisata kerajinan Fas Goodies bag dr POLYGON+snack. FREE Sebarkan!
Sender:
Han, Bike
08562950628
Sent:
1-June-2009
19:45:41

Info event yang ku terima lewat SMS dari Ketua JFB

no action, nothing happen;

take action, miracle happen

aku suka bersepeda

aksi peduli lingkungan

sedikit

mengurangi satu penyebab polusi

yang mengakibatkan suhu dunia yang semakin panas

oleh

hasil ‘knalpot’ saudara-saudara yang masih memakai kendaraan bermotor.

Hasil ‘kelupaan’ mematikan lampu-lampu

Hasil ‘ketidakpedulian’ sodara-sodara dalam hal sekecil apapun untuk

melestarikan bumi ini.

Minggu, 5.30 wib
Tak beselang lama aku sudah siap tuk berangkat, tak lupa pake safety helmet. Selanjutnya gowes menuju lokasi pemberangkatan aksi 1000 sepeda untuk indonesia yang bertempat dikepatihan.

Ketemu dengan bu arifin, orang dekranas (departemen kerajinan nasinonal)
Bincang-bincang, tak lupa
Narsis dulu bersama beliau

Photobucket

(mumpung ketemu orang penting...hehe)

Sebelum start dimulai

Photobucket

Narsis dulu bersama bu upik anggota JFB + anaknya

Setelah itu

Ir. Tri Harjun Ismaji, MSc. (Sekda Provinsi DIY) memberikan sambutan pelepasan di depan Kantor
Deranasda Kepatihan Danurejan.
Photobucket

Setelah 14 km gowes bersama dengan dikawal mobil patroli plus ambulan
Akhirnya sampai juga di pasar seni gabusan, sewon bantul, yogyakarta
Narsis dulu

Photobucket

pak sulis jfb. nampang juga euy!

Photobucket

jogjafoldingbiker

“1000 sepeda Polygon untuk indonesiaku” dalam rangka peringatan ulang tahunnya yang ke-20, polygon punya program menyumbang 1000 sepeda untuk para pengrajin diwilayah daerah istimewa jogjakarta. Niat baik ini sampaikan oleh bapak rony dari polygon dalam sambutannya diatas podium kemarin.

“setelah berumur 20 puluh tahun polygon ingin berbagi dengan indonesia, sebagai rasa syukur atas kecintaan orang indonesia atas produk dalam negeri.

“dari pada uangnya buat pesta dan iklan koran yang tidak ada artinya,
Maka terbesitlah ide cemerlang untuk memberikan 1000 sepeda untuk masyarakat yang lebih membutuhkan.

contekan dari forum sepedaku.com

iwaxx iwaxx is offline vbmenu_register(“postmenu_392820″, true);
Senior Member

Join Date: Aug 2007

Location: Jakarta Timur
Posts: 215
iwaxx

Setelah liat di kompas ada iklan “1000 sepeda Polygon untuk indonesia” dan nge-check di www.polygoncycle.com, ternyata hari ini Polygon membuat Program Sosial baru!
Beritanya: Dalam rangka peringatan ulang tahunya ke-20, Polygon punya program menyumbang 1000 sepeda. Ada dua catatan penting dari informasi yang saya baca:

Pertama
“Polygon akan menyumbang 1000 unit sepeda untuk mereka yang membutuhkan namun tidak mampu, terutama yg berkait dengan anak-anak dan pendidikan”

Kedua
“Polygon mengajak semua masyarakat untuk turut serta dalam program ini, dengan sumbangan 1000 sepeda berikutnya. Sumbangan minimal sebesar Rp 400 ribu dan bisa dibagi / urunan dari 4 orang penyumbang. Satu unit sepeda yang disumbangkan itu seharga Rp 1.125.000, sehingga sisanya (Rp. 600.000) akan disubsidi Polygon.”

Semua sumbangan sepeda (1000 sepeda sumbangan Polygon + 1000 sepeda dari dari hasil uang sumbangan masyarakat) kemudian disalurkan melalui beberapa yayasan di Indonesia. CMIIW
Yuk kita dukung program ini….

Memang sih sudah saatnya ada upaya/ program untuk kembali menggiatkan program bersepeda untuk anak-anak usia sekolah. Coba deh dilihat umummnya anak-anak sekolah saat ini berangkat/pulang sekolah. Sangat jarang bisa ditemui ada yang mau pakai sepeda! Kalo ngga naik angkot, dianter jemput pake motor/mobil, atau malah mengendarai motor/mobil sendiri. Masih mending, kalo yang berjalan kaki.

Sangat miris dewasa ini. Kita sudah tak lagi bisa menghirup kesejukan pagi yang benar-benar menyegarkan, bila sejak pukul 6.30 pagi di mana-mana udah terkotori asap knalpot kendaraan bermotor untuk antar jemput anak sekolah…
Semoga program ini memperoleh banyak dukungan! Terutama dari mereka yang menyebut dirinya mencintai udara bersih dan pecinta sepeda! Biarlah sepeda-sepeda yang disumbangkan untuk anak-anak sekolah itu bisa menjadi bibit-bibit untuk gerakan moral mencintai sepeda sejak usia dini.


Photobucket

penyerahan bantuan sepeda oleh ratu hemas, disaksikan bpk rony dari polygon.

telujuni

jeng …

ketemu tanggal ini lagi:

3 juni

tanggal special buatmu, tanggal dimana ibumu memperjuangkan antara hidup dan mati untuk melahirkanmu kedunia ini saat itu 27 tahun lalu, tanggal dimana dimulainya babak baru kehidupanmu, tanggal yang selalu mengingatkanmu tetang resolusi hidupmu,

dan

tanggal yang selalu kuingat

untuk slalu mendo’akan

sahabatku,

mas’udatul khasanah Continue reading

Belajar bersyukur.

Ku duduk termenung…

SubhanaAlloh..

Sudah begitu banyak Anugerah yang telah Alloh berikan kepadaku.

Islam; agamaku

Indonesia; negaraku

Pak Wardani; bapakku

Mbok Rohmatun; simbokku

Ah, sungguh beruntungnya aku.

Aku manusia yang beruntung.

Syukurku

dengan segenap cintaku

hanya untuk Alloh semata

Alloh penguasa hidup dan matiku.