aaaaaaarrrrrrrrrghh…!!!
Astagfirullooohal adziiimmm………….!!! paringono ingsun sabaarr…..
paling menyebalkan kalau sudah berurusan dengan yang namanya printer error disaat-saat detik paling dibutuhkan.
jadi serba salah. dikerjar-kerjar kerjaan. kesal. kerjaan lain jadi terbengkalai. nggak konsen.
rasanya kayak dikejar-kerjar dosa. timbul perasaaan tidak enak ke kantor, karena bolak-balik harus servise dan mengeluh tentang printer……..wes pokoke horra wueeennnak… banget.
—-
jadi kepikiran buat review tentang printer yang udah bikin Saiyah stress.
C*n*n, *P…
sangat tidak recommended karena kelemahan cartridgenya… apa lagi kalau bukan yang sistem infus… tambah bikin streessssss… kalau tintanya habis …siap-siap tangan anda belepotan tinta karena harus suntik-lagi-suntik-lagi. kalaupun ndak mau repot nyuntik, kita harus beli cardrige original yang baru dan harganya suppppperrr MAHAL. mahalnya seharga beli printer baru dengan merk yang sama.  apakah ini taktik dagang?!! marketing jahat! licik niaaan kalau begitu. sungguh itu keuntungan yang sia-sia kalau mengecewakan customer. dan justru taktik yang sangat merugikan produsen karena akan ditinggal customer untuk beralih ke product lain yang lebih toleransi terhadap customer. that the risk! ndak boleh protes!
Saya lebih menyarankan anda jangan membeli printer kedua merk tersebut apabila hendak membeli printer, menurut saya yang the best untuk product infus itu printer merk EPSON seri apa saja.. atau beli printer Laser saja sekalian! dari pada entar – entar anda jadi stress seperti saya hanya gara – gara printer. apalagi anda yang urusannya dengan cetak-mencetak, ngeprint-mengeprint.
Oke sodara. sekian dulu. luapan kekesalan saya! sebagai pengguna kedua product tersebut
saiyah berjanji!
jika untuk konsumsi sendiri saiyah tidak akan pernah beli printer dengan kedua merk tersebut. titik.